Laman

Tampilkan postingan dengan label RenunganKu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RenunganKu. Tampilkan semua postingan

Senin, 15 Juli 2013

Belajar Dari Semangat Laba-Laba

Di negeri Skonlandia, ada seorang raja bernama Bruce. Dia sudah enam kali memimpin pasukannya menuju medan perang melawan sang agresor dari England, namun selama enam kali pertempuran itu, pasukannya selalu babak belur dihajar oleh musuh, hingga terpaksa mengalami kekalahan dan melarikan diri ke hutan.

Akhirnya, dia sendiri juga bersembunyi di sebuah gubuk kosong di dalam hutan belantara. Suatu hari, hujan turun dengan derasnya, air hujan menerobos dari atap rumah yang bocor mengenai muka Bruce, sehingga dia terbangun dari tidurnya. Sesaat dia merenungi nasibnya yang malang karena tidak dapat mengalahkan musuh, walaupun dia telah mengerahkan segala daya upaya. Semakin dia memikirkan hal ini, hatinya semakin pedih dan hampir putus asa.

Harga "KEAJAIBAN" 1 Dollar 11 Sen

Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apapun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bisa menyelamatkan jiwa Georgi... tapi mereka tidak punya biaya untuk itu. 

Sally mendengar ayahnya berbisik, “Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang.”
Sally pergi ke tempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut ke lantai dan menghitung secara cermat… tiga kali. Nilainya harus benar – benar tepat.

Jumat, 28 Desember 2012

BERSYUKUR KARENA DO'AKU TIDAK DIKABULKAN


Semua dimulai dari impianku. Aku ingin menjadi astronot. Aku ingin terbang ke luar angkasa. Tetapi aku tidak memiliki sesuatu yang tepat. Aku tidak memiliki gelar. Dan aku bukan seorang pilot. Namun, sesuatu pun terjadilah. 

Gedung Putih mengumumkan mencari warga biasa untuk ikut dalam penerbangan 51-L pesawat ulang-alik Challanger. Dan warga itu adalah seorang guru. Aku warga biasa, dan aku seorang guru. 

Hari itu juga aku mengirimkan surat lamaran ke Washington. Setiap hari aku berlari ke kotak pos. Akhirnya datanglah amplop resmi berlogo NASA. Doaku terkabulkan. Aku lolos penyisihan pertama. Ini benar-benar terjadi padaku. 

Senin, 24 Desember 2012

48 PAKU KEMARAHAN


Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan marah sang anak, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah.

Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah … Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.

Minggu, 23 Desember 2012

JIKALAH


Jikalah derita akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti dijalani dengan sepedih rasa, Sedang ketegran akan lebih indah dikenang nanti.

Jikalah kesedihan akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa tidak dinikmati saja, sedang ratap tangis tak akan mengubah apa-apa.

Jikalah luka dan kecewa akan menjadi masa lalu pada akhirnya, Maka mengapa mesti dibiarkan meracuni jiwa, Sedang ketabahan dan kesabaran adalah lebih utama.

BELAJAR DARI LABA-LABA


Laba-laba merupakan binatang kecil tapi memiliki motivasi sukses yang luar biasa, tanpa menyerah dan tanpa putus asa, bahkan di dalam Al Quran Allah SWT mengabadikan laba-laba menjadi 1 surat yaitu surat Al Ankabut.


Mengapa kita harus belajar kepada binatang laba-laba? Menurut saya tidak ada salahnya kita belajar kepada binatang atau makhluk lainnya. Banyak makhluk lainnya yang kita bisa belajar dari mereka, seperti semut, lebah, dan lain-lain.
Yang bisa kita ambil pelajarannya adalah filosofinya karena jika kita pikir … binatang saja bisa kenapa kita tidak bisa.

Berikut ada cerita tentang laba-laba :

TAK ADA YANG PEDULI KEGALAUAN SANG TIKUS


Seekor tikus mengintip di balik celah di tembok untuk mengamati sang petani dan isterinya membuka sebuah bungkusan. Ada makanan pikirnya? Dia terkejut sekali, ternyata bungkusan itu berisi perangkap tikus. Lari kembali ke ladang pertanian itu, tikus itu menjerit memberi peringatan; “Awas, ada perangkap tikus di dalam rumah, hati-hati, ada perangkap tikus di dalam rumah!”.

Sang ayam dengan tenang berkokok dan sambil tetap menggaruk tanah, mengangkat kepalanya dan berkata, “Ya maafkan aku, Pak Tikus, aku tahu ini memang masalah besar bagi kamu, tapi buat aku secara pribadi tak ada masalahnya. Jadi jangan buat aku peninglah.”

Sabtu, 22 Desember 2012

PERJANJIAN 50 - 50


Sebagian besar orang memperoleh inspirasi dalam hidup mereka. Mungkin dari percakapan dengan seseorang yang kau hormati atau sebuah pengalaman. Apa pun bentuknya, inspirasi cenderung membuatmu memandang kehidupan dari sudut pandang yang baru. Inspirasiku berasal dari adikku Vicki, seseorang yang baik hati dan penuh perhatian. Ia tidak peduli akan penghargaan atau masuk dalam surat kabar. Yang diinginkannya hanyalah berbagi cinta dengan orang yang dikasihinya, keluarga dan teman-temannya.

CINTA GADIS KECIL


Kisah berikut ini sangat layak dibaca dan menjadi renungan untuk kita. Kejadian sederhana yang menunjukan bakti anak mampu menyadarkan kebencian ibu kandung terhadap dirinya. Disarikan dari buku kumpulan kisahSurga Di Depan Mata” karya Ustadz Naufal bin Muhammad Al-‘Aidarus.

Ada seorang ibu muda yang mempunyai gadis kecil berusia satu setengah tahun. Mereka tinggal bertiga bersama mama dari ibu tersebut. Ibu muda ini sangat membenci puteri semata wayangnya itu. Bukan karena ia nakal, tetapi karena gadis kecil itu berparas sama dengan mantan suaminya, ayah dari gadis itu. Ketika ia mengandung gadis kecil tersebut, suaminya pergi meninggalkannya dan menikah dengan wanita lain. Sehingga kebenciannya makin bertambah ketika paras puterinya menyerupai mantan suaminya.

JIKA IBU BOLEH MEMILIH


Anakku…
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu?
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak…
engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman,
karena ibu kecewa dan berurai air mata

IBUKU SEORANG PEMBOHONG


Mungkin sulit bagi seseorang untuk percaya, tapi itulah kenyataannya. Ibu saya memang seorang pembohong!! Sepanjang ingatan saya sekurang-kurangnya 8 kali ibu membohongi saya. Semua kebohongan itu saya catat baik-baik agar menjadi bahan renungan semua anak yang lahir ke bumi.

Cerita ini bermula ketika saya masih kecil. Saya lahir sebagai seorang anak lelaki dalam sebuah keluarga sederhana. Makan minum serba kekurangan. Kami sering kelaparan. Adakalanya, selama beberapa hari kami terpaksa makan ikan asin satu keluarga. Sebagai anak yang masih kecil, saya sering merengut. Saya menangis, ingin nasi dan lauk yang banyak. Tapi ibu pintar berbohong. Ketika makan, ibu sering membagikan nasinya untuk saya. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk saya, ibu berkata : ”Makanlah nak ibu tak lapar.” INILAH KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA.

Kamis, 20 Desember 2012

RENUNGAN DI TITIK NOL KOMA NOL


Satu pertanyaan, apa yang harus kumaknai dari perubahan ini? Setiap detik berganti, membawa episode baru dalam ruas perjalanan hidup. Semua berlalu memasuki ruang sejarah. Yang tertinggal hanyalah kenangan, yang walaupun itu nikmat, tetaplah masa lalu. Seindah apapun pesonanya, ia hanyalah sejarah yang pernah ada. Yang tak’kan pernah terulang sampai kapanpun.
Sementara aku harus siap melihat dan menghadapi esok pagi. Yaitu hari dimana semua harapan ditumpahkan. Hari dimana semua tenaga dikerahkan, segala perasaan diluapkan, segenap do’a dipanjatkan. Hanya untuk satu tujuan, memaknai setiap detik dengan segenap prestasi untuk menyempurnakan pengabdianku kepada-Mu, yaa Robb.
Malam ini harus istimewa buatku. Saat terbaik untuk merenungkan kembali rangkaian hikmah yang pernah ada. Sebagai rujukan terbaik untuk menyegarkan kembali impian besarku, gambaran cita-cita yang telah kupegang, segenap harapan besar orang tua, serta kasih sayang mereka yang menyambutku dengan senyum bahagia ketika aku lahir.